31.4 C
Indramayu
Sabtu, 10 Oktober 2026

Menyongsong Lima Abad, Indramayu Berjaya dengan Semangat Beberes Dermayu

INDRAMAYU, indramayunews.id – Kabupaten Indramayu memasuki usia ke-499 tahun. Satu tahun menjelang lima abad, momentum Hari Jadi ke-499 menjadi tonggak penting untuk merefleksikan perjalanan sejarah, mengevaluasi pembangunan, sekaligus memperkuat tekad mewujudkan Indramayu yang semakin maju, sejahtera, dan berjaya.

Semangat tersebut mengemuka dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Indramayu yang digelar di Gedung DPRD, Rabu (7/10/2026). Mengusung tema “499 Tahun Mengukir Sejarah, Menyongsong Lima Abad, Indramayu Berjaya”, peringatan ini menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menatap masa depan daerah.

Sidang paripurna dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Bupati Indramayu Lucky Hakim, Wakil Bupati Syaefudin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta berbagai elemen masyarakat. Rangkaian acara juga diisi dengan penayangan dokumenter sejarah perjalanan Kabupaten Indramayu.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan, usia 499 tahun bukan sekadar angka dalam perjalanan waktu. Di balik usia tersebut, terdapat sejarah panjang perjuangan, pengorbanan, dan karya nyata para leluhur serta masyarakat yang telah membangun Indramayu dari generasi ke generasi.

“Usia 499 tahun bukan hanya sekadar angka, melainkan perjalanan panjang yang dipenuhi tetesan keringat perjuangan dan karya nyata para leluhur, para pendahulu, serta seluruh masyarakat yang silih berganti membangun daerah ini,” ujar Lucky Hakim.

Menurutnya, satu tahun menjelang lima abad harus menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan, memperbaiki berbagai kekurangan, serta memperkuat semangat gotong royong.

Peringatan hari jadi ini, lanjutnya, tidak cukup hanya menjadi seremoni tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut harus melahirkan semangat baru untuk menghadirkan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Capaian Pembangunan Menjadi Modal Menuju Lima Abad

Dalam kesempatan tersebut, Lucky Hakim memaparkan sejumlah capaian Kabupaten Indramayu, di antaranya peringkat kelima nasional dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, produksi padi sekitar 1,7 juta ton per tahun, serta kontribusi terbesar terhadap produksi perikanan di Jawa Barat.

Di bidang kesehatan, Kabupaten Indramayu juga mencatat penurunan angka stunting dari 18,4 persen pada 2023 menjadi 9,8 persen pada 2024.

Berbagai capaian tersebut menjadi modal penting untuk melanjutkan pembangunan. Namun, Bupati mengingatkan bahwa keberhasilan daerah tidak dapat dilepaskan dari kerja keras seluruh masyarakat.

“Semua penghargaan dan capaian ini bukan milik Bupati atau pemerintah daerah. Ini adalah keringat dan air mata seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu,” tegasnya.

Lucky Hakim mengajak masyarakat terus menggelorakan semangat Beberes Dermayu, yakni memperbaiki berbagai hal yang masih menjadi kekurangan, menjaga kelestarian budaya, memperkuat persatuan, dan membangun daerah melalui kerja nyata.

Semangat tersebut sejalan dengan visi Indramayu REANG, yaitu Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.

Wagub Jabar: Kesejahteraan Petani Harus Menjadi Prioritas

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan bahwa Kabupaten Indramayu memiliki posisi strategis dalam menjaga ketahanan pangan, baik di tingkat Jawa Barat maupun nasional.

Sebagai salah satu daerah penyangga pangan utama, Indramayu memiliki potensi besar di sektor pertanian. Kendati demikian, keberhasilan produksi pangan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan para petani.

“Indramayu tidak boleh hanya menjadi daerah penghasil pangan, tetapi petaninya juga harus sejahtera. Satu tahun menuju lima abad, mari kita jadikan Indramayu bekerja lebih keras, berinovasi lebih berani, dan memperkuat sinergi,” kata Erwan.

Ia mendorong pengembangan pertanian modern berbasis teknologi, penguatan hilirisasi hasil pertanian, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lanjut Erwan, siap terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu agar potensi daerah dapat dikembangkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menatap Lima Abad dengan Kerja Nyata
Hari Jadi ke-499 menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang Indramayu tidak hanya berkaitan dengan warisan sejarah, tetapi juga tanggung jawab untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Tahun menuju lima abad merupakan kesempatan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, petani, nelayan, pelaku UMKM, generasi muda, dan seluruh lapisan masyarakat.

Dengan semangat Mulih Harja, gotong royong, serta komitmen Beberes Dermayu, Indramayu diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat ekonomi kerakyatan, menjaga budaya lokal, dan memperluas kesejahteraan masyarakat.

Menyongsong lima abad bukan sekadar menghitung perjalanan waktu. Momentum ini menjadi ajakan untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui pembangunan yang berkelanjutan, pemerintahan yang semakin baik, serta kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

Dengan kebersamaan dan kerja nyata, Indramayu diharapkan semakin maju, mandiri, sejahtera, dan berjaya ketika memasuki usia lima abad pada 2027 mendatang. (DRA)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles