MAJALENGKA, indramayunews.id – Proyek rehabilitasi Jembatan Monjot ll yang berada di Desa Pakubeureum, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, terus dikebut. Hingga saat ini, progres pekerjaan dilaporkan telah mencapai 85 persen dan ditargetkan bisa dilalui masyarakat pada akhir Oktober 2026.
Jembatan yang berada di ruas jalan Kadipaten–Batas Majalengka–Indramayu tersebut merupakan akses penting bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian warga di wilayah sekitarnya.
Kabar perkembangan rehabilitasi ini disambut positif masyarakat. Mereka berharap perbaikan jembatan segera rampung sehingga akses transportasi dapat kembali dimanfaatkan dengan aman dan nyaman.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, atas dukungan pembangunan infrastruktur tersebut.
“Terima kasih kepada Bapak KDM. Dengan adanya proyek rehabilitasi Jembatan Monjot ll ini, semoga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat, khususnya warga Majalengka dan sekitarnya. Hatur nuhun, Pak Dedi,” demikian ungkapan apresiasi atas pembangunan tersebut.
Site Manager proyek, Joni Tengko, menjelaskan bahwa Jembatan Monjot ll memiliki panjang total 120 meter dengan lebar sekitar 9 meter. Adapun pekerjaan rehabilitasi pada tahun 2026 dilakukan pada bagian jembatan sepanjang 60 meter.
Pekerjaan meliputi penggantian lantai jembatan menggunakan sistem double T pracetak, pemancangan pilar tengah, perlindungan pilar dengan konstruksi bronjong dan pasangan batu, serta pengaspalan kembali menggunakan aspal hotmix.
“Progres kita sudah 85 persen. Kalau akhir kontrak Desember, tetapi mudah-mudahan tidak ada halangan dan hambatan, akses jembatan bisa dilewati akhir Oktober,” ujar Joni.
Proyek rehabilitasi tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026.
Menurut Joni, rehabilitasi jembatan diharapkan dapat meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat serta menunjang aktivitas sehari-hari warga yang bergantung pada akses tersebut.
Dengan progres yang telah mencapai 85 persen, penyelesaian pekerjaan diharapkan berjalan lancar sesuai target. Masyarakat pun berharap Jembatan Monjot Dua segera dapat dilalui kembali sehingga memberikan manfaat nyata bagi warga Majalengka dan daerah sekitarnya.
Apresiasi masyarakat ini menjadi bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang dinilai penting untuk memperlancar konektivitas antarwilayah dan mendorong kegiatan ekonomi masyarakat.
Hatur nuhun, Pak KDM. Semoga pembangunan infrastruktur di Jawa Barat terus berlanjut dan manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat. (TIM)


