Kertasemaya, indramayunews.id – Jembatan Gantung Sukawera di Desa Sukawera Kecamatan Kertasemaya, mulai diusik tangan-tangan jahil. Tiang baja jembatan yang baru sepekan diresmikan oleh Bupati Indramayu Hj Nina Agustina SH MH CRA ini, hilang akibat perbuatan orang-orang tak bertanggung jawab.
Seperti pada rekaman video yang beredar di sejumlah WhatsApp Grup (WAG), Jumat (8/4). Rekaman menunjukkan, sejumlah tiang baja yang dipasang di sisi jembatan gantung tersebut telah raib.
“Ini yang hilang. Semuanya ada empat (titik, red) ya,” ucap sang perekam video.
Tak kurang dari delapan tiang baja berukuran 1,5 meter, menjadi sasaran pencuri. Tujuh di antaranya, berhasil dibawa kabur oleh pencuri.
“Ada delapan besi, menggantung satu enggak bisa diambil. Jadi tujuh yang hilang,” imbuhnya.
Kondisi ini sangat disayangkan warga dan pengguna jalan yang melintas. Salah satunya adalah Warinkas (46) yang menyebut perbuatan pelaku di luar batas kewajaran.
“Sayang banget. Padahal jembatan ini baru diresmikan Ibu Bupati seminggu yang lalu,” katanya.
Meski merasa khawatir, ia terpaksa melintasi jembatan yang menjadi akses penghubung tercepat bagi empat kecamatan. Ia hanya bisa berharap, pihak berwajib segera mengusut tuntas kejadian ini.
“Kalau semuanya hilang dicuri, jelas membahayakan warga dan pengguna jalan yang melintas. Semoga saja Bapak Polisi bisa segera menangkap pelakunya,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Jembatan Gantung Sukawera diresmikan penggunaannya oleh Kementerian PUPR bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Komisi V DPR RI, Jumat (1/4). Jembatan yang menghubungkan empat kecamatan yakni Kecamatan Kertasemaya, Tukdana, Sukagumiwang serta Kecamatan Bangodua ini, diharapkan mampu mendorong mobilitas yang diharapkan akan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Jembatan Gantung Sukawera, bahkan didaulat menjadi salah satu jembatan gantung terpanjang di Indonesia. Jembatan yang menjadi ikon terbaru di Kota Mangga ini, memiliki panjang 180 meter dengan lebar jembatan 1,8 meter.(IN-011)


