31.2 C
Indramayu
Rabu, 6 Mei 2026

Bupati Lucky Hakim Tinjau RSUD Indramayu, Dorong Penguatan Layanan KJSU dan Operasi Katarak Gratis

INDRAMAYU, indramayunews.id – Bupati Indramayu Lucky Hakim melakukan kunjungan ke RSUD Indramayu pada Selasa (05/05/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mendukung program pengampuan pelayanan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU).

Menurut Lucky Hakim, Pemkab Indramayu menyambut baik program tersebut dan berupaya maksimal dalam pelaksanaannya, baik dari sisi manajemen maupun kesiapan seluruh jajaran tenaga medis di RSUD Indramayu.

Ia menjelaskan bahwa saat ini persiapan sumber daya manusia sudah mulai berjalan. Sejumlah tenaga medis telah tersedia, sementara lainnya tengah menjalani pendidikan spesialis (fellowship) khususnya di bidang jantung hipertensi.

“Selama ini, pelayanan cathlab di Indramayu belum tersedia, sehingga pasien yang membutuhkan harus dirujuk ke RSUD Gunung Jati Cirebon atau RS Hasan Sadikin Bandung,” ujar Lucky.

Dengan adanya bantuan alat cathlab dari Program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN) Kementerian Kesehatan, Lucky berharap pelayanan kesehatan di RSUD Indramayu semakin meningkat.

“Kami berharap dengan adanya bantuan ini, pelayanan jantung hipertensi dan neuro hipertensi dapat ditangani di Indramayu, sehingga masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar kota,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Direktur RSUD Indramayu dr. Agung Suhartono melalui Humas Tarmudi menyampaikan rasa syukur atas dukungan pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Sosial, yang menggelar kegiatan bakti sosial operasi katarak.

Tarmudi mengungkapkan bahwa angka pasien katarak di Indramayu cukup tinggi, sementara antrean operasi di RSUD bisa mencapai 9 hingga 10 bulan.

“Alhamdulillah, melalui kegiatan bakti sosial ini akan dilakukan operasi katarak kepada 200 pasien pada Jumat, 7 Mei 2026,” ujarnya.

Sebelum pelaksanaan operasi, lanjutnya, pasien akan menjalani proses skrining selama tiga hari untuk memastikan kelayakan tindakan medis. Operasi tersebut akan dilaksanakan oleh tim dari Persatuan Dokter Mata Indonesia (PERDAMI).

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat membantu mengurangi antrean panjang serta memberikan pelayanan yang lebih cepat kepada masyarakat,” pungkas Tarmudi. (DRA)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles