INDRAMAYU, indramayunews.id – Kordinator Pelaksana proyek PT. Unggul Sejati Indonesia (USI) Andi menjelaskan, saat ini para pekerja sedang melakukan pembangunan Groin dengan material batu urug yang berfungsi untuk melindungi sepanjang pantai dari proses erosi yang diakibatkan perpindahan sedimen sejajar pantai (Litoral Sedimen Transport).
Pengerjaan Groin itu dilakukan dengan menurunkan alat berat exavator di sekitar Pantai Glayem Desa Juntinyuat Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu, sebelum mulai pengerjaan pemasangan breakwater (pemecah gelombang), Rabu (29/7).

Selain itu, para pekerja juga masih melakukan aktifitas pengcoran pencetakan kubus di lapangan glayem.
“Saat ini kita sudah mulai memasuki tahap pembangunan Groin dengan menggunakan batu, sebelum pelaksanaan pemasangan kubus pembangunan breakwater dimulai,” Jelas Andi.

Sementara tim Satker BBWS Cirebon yang dipimpin oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai BBWS CC Uki S.Sos ST. M.Si beserta rombongan berkunjung dan memantau lokasi proyek.
“Situasi keamanan di lapangan baik di dalam kawasan proyek maupun di luar area dalam kondisi aman dan kondusif, ” Pungkasnya. (rls)


