29.5 C
Indramayu
Senin, 17 Juni 2024

Daniel Kecam Pengurus DPD Golkar Terkait Sejumlah Ketua PK Dilaporkan Polisi

INDRAMAYU, indramayunews.id – Dinamika ke pengurusan DPD Partai Golkar Indramayu sudah berkahir dengan disahkannya keputusan Mahkamah Partai Golkar yakni Syaefuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Indramayu. Meski konflik Partai Golkar Indramayu sudah berakhir, namun masih menyisakan persoalan yakni dengan di Polisikannya beberapa Ketua PK dan pengurus DPD Golkar Indramayu.

 

Hal ini tentu membuat prihatin Politisi dan Mantan Ketua DPD Golkar Indramayu, H. Daniel Mutaqien Syafiuddin ST. Sebagai kader dan anggota militan DPD Partai Golkar Indramayu, Daniel mengaku kecewa dengan sikap arogan kepengurusan DPD Partai Golkar yang dipimpin H. Syaefuddin hari ini yang telah disahkan. Daniel kecewa karena para Ketua PK yang telah berjuang selama Pemilu dan Pilkada kemarin di Polisikan oleh Pengurus DPD Golkar Indramayu.

 

“Sampai sekarang Ketua PK dan beberapa pengurus PG Indramayu itu statusnya masih sebagai terlapor di Polres Indramayu, atas tuduhan Pasal 335 tentang perbuatan tidak menyenangkan.” tuturnya. Menurut Daniel, sedikit banyaknya kebesaran Partai Golkar di Indramayu juga atas kerja keras kader-kader dibawah seperti mereka. “Mereka itu kan layaknya seperti anak-anak kita, harusnya kepengurusan yang baru berbuat layaknya sebagai orang tua yang mampu menuntun pada hal yang baik, bukan mempertontonkan ketidak baikan.” tegas Daniel kepada awak media.

 

Daniel menyesalkan dan mengecam keras sikap Pengurus DPD PG Indramayu yang tidak dapat merangkul dan menyelesaikan konflik tersebut secara internal, hal ini tentu akan menjadi preseden buruk serta mengganggu kelangsungan organisasi kedepannya. “Harusnya selesaikanlah persoalan itu di internal saja, kenapa tidak mampu untuk merangkul sih, kok harus sampai di Polisikan gitu kan lucu!”. Menurutnya pengurus dan kader harus tetap solid, sehingga dapat menjalankan roda organisasi secara baik.

 

Daniel melanjutkan, menegaskan kedepan tantangan DPD Partai Golkar Indramayu sangat berat, khususnya menjelang Pemilu serentak yang akan digelar 2024 mendatang. “Bagaimana bisa mempertahankan suara mayoritas Golkar di Indramayu, jangankan mendapat kembali 22 kursi di dprd tingkat 2, merebut 10 kursi saja sudah bagus kalau gaya-gaya arogan dan tidak mengayomi masih tetap dipakai!” Tandasnya. (Sep)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles