LOSARANG,indramayunews.id_Bupati Nina Agustina melaunching Pasar Murah Serentak dan Peletakan Batu Pertama Revitalisasi atau Pembangunan Pasar Losarang, Rabu (4/1/2023). Sebanyak 2.495 paket murah. Terdiri dari beras sebanyak 5 kilo gram, gula ½ kg, dan minyak goreng ½ kg.
“Tujuan operasi pasar murah adalah untuk membantu masyarakat. Terutama mereka yang berpenghasilan rendah. Juga untuk menstabilkan harga sembako guna menekan terjadinya inflasi,”jelas Bupati Nina dalam sambutannya.
Ia meminta kepada para camat dan kuwu se_Kabupaten Indramayu. Agar bisa menggalakan warganya untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang berada di sekitar ruma nya.
Salah satunya melakukan kegiatan penanaman bibit cabe dan sayur mayur di lahan pekarangan rumah. Selain itu warga juga dituntut bisa melakukan budidaya ikan lele.”Tempat yang digunakan untuk budi daya ikan lele, bisa drum.
Jugab isa menggunakan media terpal,”jelas Bupati Nina usai Launching Pasar Murah Serentak dan Peletakan Batu Pertama Revitalisasi atau Pembangunan Pasar Losarang, Rabu (4/1/2023).
Munurutnya pemanfaatan lahan pekarangan ini dalam rangka menyukseskan program unggulan guna menekan angka inflasi. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak harus beli lagi dan uangnya, bisa untuk membeli beras.
”Program unggulan desa ini bisa menekan inflasi. Hal ini harus jadi perhatian para camat dan kuwu,”,katanya..
Ditambahkannya, sejatinya operasi pasar murah ini sangat erat kaitannya dengan program dari BI. Terutama dalam hal pengendalian inflasi,
Kembali terkait operasi pasar murah kata Nina, maka tiga komoditas yang diperjualbelikan dalam operasi pasar tersebut merupakan komoditas yang cenderung naik.
“Karena itu, melalui operasi pasar murah diharapkan bisa menahan inflasi di bulan ini dan mengendalikannya agar stabil,”harapnya.
Bupati menyampaikan terima kasih kepada pihak Bank Indonesia (BI), bank BJB, PG Rajawali II, GNPIP, Perumdam Tirta Darma Ayu dan TPID. Atas dukunggannya guna suksesnya kegiatan Pasar Murah,”pungkasnya. (dra)


