INDRAMAYU, indramayunews.id – Surat rekomendasi pengganti antar waktu Wakil Bupati yang dikeluarkan dari DPD Partai Nasdem kepada Ady Setiawan merupakan hasil putusan partai secara mutlak yang tidak bisa diganggu gugat atau di intervensi oleh pihak manapun, termasuk oleh partai Gerindra yang juga sebagai partai pengusung Nina – Lucky pada Pilkada 2020 lalu.
Pernyataan itu diungkapkan oleh Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Indramayu Yosep Husen Ibrahim melalui Sekretarisnya Suheri, Jum’at (9/6/2023).
Suheri menegaskan, DPD Partai NasDem Kabupaten Indramayu tidak bisa di intervensi dari pihak manapun. Termasuk dari Partai Gerindra yang meminta agar Ketua DPD Partai Nasdem Husen Ibrahim merubahan rekom yang dimaksudkan.
“Permohonan Ketua DPC Partai Gerindra Kasan Basari untuk silaturahmi dengan Pak Ibrahim sudah saya sampaikan. Dan Pak Ibrahim siap menerima silaturahminya. Namun kalau niat silaturahmi nanti akan membahas tentang perubahan rekom yang sudah diterbitkan atas nama Ady Setiawan sudah tidak bisa dirubah, dan Partai Nasdem tidak ingin di intervensi,” ujar Suheri.
Suheri menjelaskan, persoalan rekom dari Partai Nasdem yang diberikan kepada Ady Setiawan bukan sekedar untuk mainan, atau mencoba coba yang akhirnya bisa dirubah seenaknya.
“Kami jujur Partai Nasdem hanya punya satu kursi di DPRD Kabupaten Indramayu. Namun partai Nasdem juga punya andil besar dan ikut menangkan pasangan Nina – Lucky pada Pilkada 2020 lalu,” kata Suheri.
Ditambahkan Suheri, bahwa Rekom pergantian antar waktu wabup yang sudah diterbitkan oleh Partai Nasdem dengan mengusung nama Ady Setiawan merupakan komitmen Partai yang tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun.
Putusan Partai Nasdem sudah matang dan bukan abal abal. Rekom ini sudah putusan partai, begitu juga sebaliknya pihaknya tidak ingin turut campur kepada partai pengusung lainnya, dan silakan partai pengusung lainnya menentukan dengan tidak mengintervensi hasil putusan yang sudah ditetapkan oleh DPD Partai Nasdem.
“Putusan Partai Nasdem sudah bulat dan tidak ada perubahan nama dalam rekom pergantian antar waktu Wabup Indramayu. Partai kami tidak bisa di intervensi, apalagi diatur atur untuk merubah rekom yang sudah diterbitkan,” tegas Suheri. (Ji/dra)