INDRAMAYU, indramayunews.id – Bagi sebagian orang, tujuan memelihara arwana adalah karena keindahan ikan ini.
Keindahan Ikan Arwana terletak pada bentuk dan sisiknya yang menyala-nyala dan kini tak heran jika Ikan Arwana ini dijuluki sebagai rajanya ikan hias.
Namun bagi sebagian orang memelihara ikan arwana karena dipercaya dapat membawa keberuntungan, simbol kemakmuran, bahkan sebagai penjaga keselamatan bagi pemiliknya.
Dan jenis Super Red adalah yang paling dicari oleh para penghobi.
Setelah diselidiki, ternyata ikan arwana Super Red yang elok itu adalah ikan dengan kasta terbaik, tak heran mengapa jika orang memeliharanya karena mereka percaya bahwa ikan ini dapat memperkuat wibawa mereka di mata masyarakat.
Para pengusaha secara rutin memelihara ikan jenis ini karena dapat memberikan keberuntungan.
Lihat saja tempat tinggal seorang pengusaha atau pejabat, umumnya ikan ini terlihat di ruang tamu atau tempat usaha.
Dari mitos itulah mengapa ikan ini mahal harganya.
1. Mitos Ikan Arwana Mengubah Kehidupan Pemiliknya
Mitos tentang ikan ini bahkan dipercaya bisa menukar nyawan ikan dengan nyawa pemiliknya.
Seperti halnya pada kisah seorang pengusaha yang memiliki 9 ekor ikan arwana di akuariumnya, suatu hari ia mengalami kecelakaan dan kepalanya terluka parah.
Keesokan harinya ikan itu mati, dan mungkin kebetulan atau tidak hidup pemiliknya selamat dan luka di kepalanya sembuh total.
Inilah salah satu pengalaman mengapa banyak orang mengira ikan arwana bukan lagi ikan biasa.
2. Mitos Ikan Arwana Sebagai Simbol Kemakmuran
Dalam tradisi masyarakat Asia Timur, khususnya China dan sekitarnya, ikan tentu dijadikan sebagai simbol kemakmuran.
Dalam bahasa Mandarin, ikan dan surplus (sisa) memiliki bunyi yang sama, khususnya yu.
Karena itulah, setiap kali perayaan Imlek, hidangan ikan tumbuh menjadi salah satu menu penting.
Setiap kali kita mengkonsumsi ikan biasanya ada sisa, terutama tulangnya.
Semoga rezeki yang datang di tahun baru ini juga masih tersisa.
Namun dengan mitos-mitos tersebut diharapkan kita tidak akan terlalu percaya terlalu banyak sehingga dapat melunturkan keimanan kita kepada Allah Yang Maha Pelindung dan Maha Pemberi. Di kutip dari Laros Media. (tim)


