Berawal dari Michat, Pria Ini Tewas di Kamar Kost Wanita Muda
INDRAMAYU, indramayunews.id – Warga Blok Bungkul Timur Kelurahan Bojongsari, Indramayu, digemparkan dengan tewsnya paruh baya berinisia inisial AB.
Korban asli Kelurahan Karanganyar Kecamatan/Kabupaten Indramayu ditemukan tewas di sebuah kamar kost wanita di Blok Bungkul kelurahan serltempat, Jum’at 25 Agustus 2023.
”Korban ditemukan di rumah wanita muda,” Kapolres Indramayu AKBP M Fahri Siregar melalui Kapolsek Indramayu AKP Suhendi kepada wartawan dalam siaran persnya.
Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara , langsung membawa jasad korban ke rumah sakit Bhayangkara Indramayu di Losarang untuk dilakukan pemeriksaan.
Hendi mengungkapkan, korban ditemukan di dalam sebuah kamar kos dalam kondisi sudah meninggal dunia. Saat ditemukan posisi korban dalam keadaan telentang tidak menggunakan sehelai pakaian (telanjang) dengan mulut mengeluarkan busa.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, penemuan berawal saat korban datang ke kos tersebut. Korban diketahui sudah janjian dengan seorang wanita muda, RD (19) melalui aplikasi Michat.
Di dalam kamar kost nomor 04 yang ditempati RD, korban dengan RD ternyata telah ada kesepakatan. Korban minta di pijit oleh RD dengan biaya Rp 250.000.
Selain itu, korban meminta agar punggungnya di kerok dengan alasan badannya masuk angin. Namun oleh RD ini diminta tambahan biaya untuk mengeroknya sebesar Rp50.000.
Karena mau dikerok, RD meminta baju dan celana Korean agar dilepas, dan korban pun menanggalkan semua pakaiannya.
“Usai dipijat dan dikerok punggungnya, rupanya korban minta ijin ke kamar mandi di dalam kamar itu. Namun belum masuk kamar mandi tiba-tiba terjatuh di depan pintu kamar mandi, ” ujar AKP Suhendi.
Melihat kejadian tersebut, RD meminta tolong ke tetangga kosan lain yang kamarnya berdampingan. Mendengar permintaan tolong, beberapa orang keluar dari kamarnya dan langsung masuk ke dalam kamar kos RD.
Mereka berusaha menolong korban. Namun karena takut melihat kondisi korban, mereka akhirnya melaporkan kepada anggota Polsek Indramayu.
“Kami langsung mendatangi ke TKP usai mendapat laporan itu. Setelah dilakukan pengecekan dan pemeriksaan ternyata korban sudah meninggal dunia, ” ujar Suhendi.
Polisi dibantu warga selanjutnya membawa jenazah korban ke rumah sakit Bhayangkara Indramayu di Losarang untuk dilakukan pemeriksaan luka luar dan dilakukan otopsi.
“Korban diduga meninggal karena serangan jantung. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, ” kata Suhendi. (tim)


