INDRAMAYU, indramayunews.id – Bupati Indramayu, Lucky Hakim secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Sekolah Kader KOPRI ke-IV yang digelar di Kampus Putih, Desa Segeran, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jumat (30/5/2025).
Acara ini diikuti puluhan kader perempuan dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI).
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan pentingnya peran aktif perempuan dalam pembangunan di berbagai sektor kehidupan. Ia menyampaikan bahwa perempuan masa kini memiliki potensi besar dalam memajukan bangsa, tidak hanya dalam lingkup domestik, tetapi juga di ranah sosial-budaya, politik, sains, teknologi, dan ekonomi.
“Saat ini peran aktif perempuan sangat dibutuhkan dalam pembangunan di berbagai bidang. Oleh karena itu, mahasiswa sebagai generasi perempuan terpelajar hendaknya memanfaatkan waktu dengan kegiatan-kegiatan positif dan produktif agar dapat memberikan peran terbaik di berbagai bidang,” ujar Bupati Lucky.
Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya kesadaran dan keberanian dalam menghadapi isu kekerasan seksual terhadap perempuan. Ia menegaskan bahwa kader KOPRI harus tampil sebagai agen perubahan yang mampu mengadvokasi dan mendorong pencegahan serta penanganan kekerasan seksual di masyarakat.
“Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini masih ada kekerasan seksual terhadap perempuan. Oleh karena itu, kader KOPRI harus mampu mengadvokasi kekerasan seksual, dengan berperan aktif dalam pencegahan dan penanganannya,” tegasnya.
Bupati Lucky juga mengingatkan bahwa perempuan saat ini memiliki peluang besar dalam dunia kerja. Ia mendorong para peserta untuk tidak ragu mengejar cita-cita setinggi mungkin, tanpa melupakan peran penting mereka sebagai istri dan ibu yang membentuk karakter generasi penerus bangsa.
“Tanpa meninggalkan kodrat sebagai perempuan yang mempunyai tugas istimewa menjadi istri dan ibu yang melahirkan dan mendidik anak-anaknya, perempuan dapat mencapai cita-cita setinggi-tingginya dan bekerja sebagai apa pun sesuai dengan bakat dan keahlian masing-masing,” tuturnya.
Di akhir sambutan, Bupati menekankan peran sentral perempuan dalam pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter anak di lingkungan keluarga.
Kegiatan Sekolah Kader KOPRI ke-IV ini diharapkan menjadi ajang strategis pengkaderan perempuan muda yang tangguh, berdaya saing, dan memiliki komitmen kuat terhadap nilai perjuangan, kemanusiaan, serta keadilan gender.
Acara ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan penguatan peran mereka dalam pembangunan daerah dan bangsa. (DRA)


