33 C
Indramayu
Selasa, 28 April 2026

Pimpinan Jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pendeta Agus Kunjungi Kediaman Ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi, di Indramayu

CINDERAMATA_ Pimpinan Jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pendeta Agus memberikan cinderamata kain khas Batak, kepada Ketua NU Jabar/foto Indra

INDRAMAYU, indramayunews id — Sebagai bentuk mempererat persaudaraan antar umat beragama, Pimpinan Jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Pendeta Agus Victor Sidauruk, terus menjalin silaturahmi dengan sejumlah ulama di wilayah Jawa Barat, dan sekitarnya.

Kunjungan kali ini dengan mendatangi kediaman Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, KH. Juhadi Muhammad SH, di Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jumat, 11 Juli 2025.

Sebelumnya ia bersama rombongan jemaat HKBP melakukan silahturahmi ke sejumlah pondok pesantren di Jawa Timur, dan Jawa Barat. Hal ini sebagai bentuk menjaga kerukunan antar umat beragama dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif antar umat beragama.

Pendeta Agus tiba sekitar pukul 08.00 WIB didampingi perwakilan jemaat HKBP. Kedatangannya disambut hangat oleh KH. Juhadi Muhammad, sosok ulama kharismatik yang dikenal luas di wilayah Jawa Barat. Suasana penuh keakraban langsung tercipta sejak awal pertemuan

Oplus_131072

Dalam kesempatan tersebut, Pendeta Agus menyampaikan salam hormat dari Pendeta Nekson Simanjuntak, serta mengutarakan niat tulus untuk membangun komunikasi lintas agama, khususnya dengan para tokoh dan ulama di lingkungan organisasi Nahdlatul Ulama.

“Organisasi NU adalah kumpulan orang-orang hebat yang senantiasa menjunjung tinggi nilai Bhinneka Tunggal Ika. Saya pribadi adalah pengagum berat sosok almarhum Gus Dur,” ujar Pendeta Agus di hadapan KH. Juhadi.

oplus_131074

Sebagai bentuk penghormatan dan simbol persaudaraan, Pendeta Agus juga memberikan cinderamata berupa kain khas Batak kepada KH. Juhadi. Dengan penuh kebersahajaan, KH. Juhadi mengenakan kain tersebut di tubuhnya, sebagai bentuk penerimaan dan pengakuan bahwa ia kini menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Batak.

Ketua PWNU Jawa Barat, KH. Juhadi Muhammad, menyambut positif inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menegaskan pentingnya mempererat tali komunikasi dan persaudaraan lintas iman demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Perbedaan keyakinan adalah hal yang harus kita hormati. Semua agama mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan saling menghargai. Kita semua hidup dalam satu rumah besar kebangsaan bernama Bhinneka Tunggal Ika,” tuturnya.

Oplus_131072

Ditambahkannya, silaturahmi lintas iman ini menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat toleransi, persaudaraan, dan persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. Perbedaan keyakinan merupakan hak setiap orang, dan tidak bisa dipaksakan.”Kami mengajak kepada seluruh umat beragama. Agar selalu mengedepankan hidup berdampingan, dan hilangkan semua kebencian yang akan merusak perdamaian,”pungkasnya. (dra)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles