BANDUNG, indramayunews.id — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat di Gedung Dakwah PWNU Jabar, Senin (14/7/2025). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan dan disambut hangat oleh Rais Syuriyah PWNU Jabar Prof. Dr. KH Abun Bunyamin, Ketua PWNU KH Juhadi Muhammad, serta para pengurus lainnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung akrab dan penuh semangat kolaboratif itu, dibahas berbagai peluang sinergi antara organisasi keagamaan terbesar di Indonesia dengan institusi kepolisian, terutama dalam bidang ketahanan pangan, pemenuhan gizi masyarakat, dan penguatan toleransi antarumat beragama.
Ketua PWNU Jabar KH Juhadi Muhammad menyampaikan apresiasi atas silaturahmi dan tawaran kerja sama dari Polda Jabar. Ia menegaskan bahwa NU siap menindaklanjuti program-program strategis tersebut hingga ke tingkat cabang dan ranting.
“Silaturahminya berjalan dengan baik, terjalin harmonis, cair, dan kolaboratif. Kami sangat menyambut baik tawaran dan ajakan ini. Insyaallah program yang ditawarkan bisa ditindaklanjuti bersama pengurus PWNU dan PCNU se-Jawa Barat agar menghasilkan maslahat bagi umat, bangsa, dan negara,” ujar KH Juhadi.
Ia juga menekankan pentingnya peran organisasi keagamaan dalam menjaga stabilitas daerah melalui pelibatan masyarakat dalam kegiatan produktif.
“Kalau masyarakat dilibatkan dalam hal-hal yang produktif, seperti ketahanan pangan dan pemberdayaan umat, insyaallah Jawa Barat akan berada dalam situasi yang aman, nyaman, dan kondusif,” tambahnya.
Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa program-program yang ditawarkan Polda selaras dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan umat.
“Kami dari jajaran Polda Jabar punya beberapa program strategis. Saya meyakini NU memiliki SDM unggul hingga ke tingkat ranting. Ini menjadi kekuatan besar dalam mendukung program ketahanan pangan,” ucap Irjen Rudi.
Ia menjelaskan, Polri saat ini mendapat peran dalam penanaman jagung sebagai bagian dari upaya nasional memperkuat ketahanan pangan. Dukungan dari NU, lanjutnya, akan sangat berarti dalam memperluas jangkauan program ini. Pihaknya juga menyebut telah mendapatkan dukungan lahan dari Kementerian Kehutanan dan Perhutani, yang bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian produktif.
Selain itu, Kapolda juga menyoroti pentingnya mengisi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045 dengan pemberdayaan umat, termasuk dalam pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembentukan dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Kita bisa memberdayakan umat melalui UMKM untuk mendukung dapur-dapur SPPG, sehingga selain menurunkan angka stunting, juga menggerakkan ekonomi kerakyatan,” jelasnya.
Dalam dialog tersebut, Irjen Rudi juga menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama, terutama menyikapi isu-isu sensitif seperti pembangunan rumah ibadah. Ia berharap sinergi antara Polda Jabar dan PWNU dapat menciptakan suasana damai dan harmonis di tengah masyarakat.
“Dengan sinergi bersama PWNU Jabar, kami optimis semua program ini dapat terwujud untuk menjadikan umat yang aman, nyaman, dan tenteram,” pungkasnya.
Pertemuan ini menjadi titik awal kolaborasi yang lebih konkret antara Polda Jabar dan PWNU Jawa Barat dalam membangun masyarakat yang mandiri, toleran, dan berdaya. (DRA)


