31.2 C
Indramayu
Minggu, 14 Desember 2025

Kang Sholihin, Tokoh Muda NU yang Dapat Kepercayaan Langsung dari Gus Muhaimin untuk Perubahan Indramayu

INDRAMAYU, indramayunews.id – Sosok muda asal Indramayu, Muhamad Sholihin atau yang akrab disapa Kang Sholihin, terus mencuri perhatian dalam kancah politik lokal dan regional. Dikenal sebagai aktivis pergerakan yang ulet dan idealis, Kang Sholihin telah lama berada di tengah-tengah masyarakat, memperjuangkan aspirasi rakyat tanpa kenal lelah.

Keteguhan Kang Sholihin dalam mendampingi perjuangan masyarakat inilah yang membuat Ketua Umum DPP PKB, H. Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin), jatuh hati dan memberikan kepercayaan penuh kepadanya.

Dalam Pilkada 2020, Kang Sholihin menjadi calon bupati pertama dari kalangan NU dan kader PKB yang diusung langsung oleh DPP PKB, sebenarnya banyak tokoh senior NU dan PKB juga layak maju.

Menariknya, Gus Muhaimin bahkan hadir langsung dalam kampanye Pilkada 2020 di Indramayu untuk mengawal perjuangan Kang Sholihin. Kehadiran Ketua Umum PKB itu bukan semata bentuk dukungan politik, namun juga menunjukkan hubungan emosional dan kepercayaan mendalam kepada Kang Sholihin sebagai kader muda yang mampu membawa visi perubahan di Indramayu.

Tak hanya di bidang politik, Kang Sholihin juga berperan aktif dalam penguatan sektor pertanian di kampung halamannya, Desa Amis, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu. Tercatat, Gus Muhaimin sudah dua kali datang langsung ke Desa Amis dalam berbagai kegiatan berbasis pertanian, di antaranya:

Launching Beras Sehat Gus Muhaimin bersama para petani organik se-Kabupaten Indramayu.

Launching Bibit Varietas Padi khas kearifan lokal Indramayu.

Kehadiran khusus dalam kampanye Pilkada 2020 untuk mendukung penuh pencalonan Kang Sholihin.

Kini, menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PKB Jawa Barat tahun 2026, nama Kang Sholihin kembali mencuat sebagai salah satu kandidat kuat Ketua DPW PKB Jawa Barat.

Meski harus bersaing dengan tokoh besar lain seperti Syaeful Huda—yang juga dikenal dekat dengan Gus Muhaimin dan kini menjabat sebagai Ketua DPW PKB Jabar dua periode—Kang Sholihin menunjukkan sikap tegak lurus dan penuh semangat dalam mengonsolidasikan gagasan perubahan untuk PKB di Jawa Barat.

Kedua tokoh muda ini sama-sama memiliki latar belakang santri dari pesantren bersejarah di Jombang, Jawa Timur. Kang Sholihin merupakan santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas (di bawah asuhan KH. Abdul Wahab Chasbullah), sementara Syaeful Huda merupakan santri Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar (di bawah asuhan KH. Bisri Syansuri). Keduanya adalah representasi santri NU yang kini tengah mendapat perhatian khusus dari Gus Muhaimin untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di tubuh PKB Jawa Barat.

Dengan rekam jejak yang kuat di akar rumput, relasi emosional dengan pemimpin pusat, dan keberanian untuk membawa gagasan perubahan, Kang Sholihin hadir sebagai simbol generasi muda NU yang siap memimpin, tidak hanya di Indramayu, tetapi juga di level yang lebih luas Jawa Barat. (DRA)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles