INDRAMAYU, indramayunews.id – Hujan dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Indramayu hingga Selasa (27/1/2026) menyebabkan banjir di sejumlah kecamatan. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Kecamatan Indramayu.
Banjir dipicu oleh tingginya curah hujan di wilayah hulu Sungai Cimanuk yang diperparah dengan hujan deras di wilayah Indramayu dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut mengakibatkan debit air Sungai Cimanuk meningkat dan meluap ke permukiman warga.
Di Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, banjir merendam kawasan permukiman di Jalan Pahlawan, Perumahan Taman Kayu Putih Residence. Ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 60 sentimeter. Bahkan, sejumlah rumah warga dilaporkan sudah kemasukan air.
Ketua RT 008/RW 007, Afri, mengatakan banjir tahun ini tergolong lebih tinggi dibandingkan banjir pada tahun-tahun sebelumnya. Ia menilai persoalan drainase dan saluran air yang belum optimal menjadi salah satu penyebab utama banjir di wilayah tersebut.
“Banjir tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Ketinggian air mencapai 30 sampai 60 sentimeter dan sudah masuk ke beberapa rumah warga,” ujarnya.
Afri berharap Pemerintah Kabupaten Indramayu dapat segera mengambil langkah cepat dan konkret, khususnya dengan melakukan perbaikan drainase dan saluran air yang selama ini menjadi pekerjaan Dinas Terkait di kabupaten Indramayu.
“Kami berharap hujan segera reda agar air cepat surut. Selain itu, kami juga meminta pemerintah kabupaten bisa cepat dan tanggap dalam menangani banjir ini, terutama dengan memperbaiki drainase dan solokan,” harapnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih bersiaga sambil memantau kondisi air yang belum sepenuhnya surut akibat hujan yang masih berpotensi turun. (TIM)


