INDRAMAYU, indramayunews.id – Hadir sebagai oase pemberdayaan masyarakat, Rumah Berdaya PT PG Rajawali II yang berlokasi di Desa Jatibarang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, resmi diluncurkan, Kamis (5/2/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim.
Rumah Berdaya ini dirancang sebagai pusat aktivitas masyarakat yang terintegrasi, dengan menggabungkan penguatan ekonomi kerakyatan dan edukasi sosial. Kehadirannya diharapkan menjadi wadah strategis bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas diri, kemandirian ekonomi, serta kesejahteraan secara berkelanjutan.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Pelatihan Produksi Gula Batu. Melalui program tersebut, masyarakat dibekali keterampilan teknis dalam mengolah gula batu menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal yang dimiliki wilayah Jatibarang.
Selain fokus pada penguatan sektor ekonomi, Rumah Berdaya PT PG Rajawali II juga menghadirkan Rumah Edukasi Anti Narkotika Indramayu. Program ini difokuskan pada upaya edukasi, pencegahan, dan peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya.
Bupati Indramayu Lucky Hakim mengapresiasi inisiatif PT PG Rajawali II yang dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT PG Rajawali II yang telah membina dan memberikan pendampingan kepada masyarakat, sehingga memiliki keterampilan baru yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujar Lucky Hakim.
Ia juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus mendorong kolaborasi multipihak guna memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus membangun ketahanan sosial masyarakat di berbagai wilayah.
Sejalan dengan itu, keberadaan Rumah Berdaya PT PG Rajawali II diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi masyarakat Desa Jatibarang agar semakin mandiri secara ekonomi, sadar sosial, dan memiliki daya saing di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks. (FSYA)


