30.7 C
Indramayu
Senin, 20 April 2026

Polisi Stanby di Lokasi Bencana, Salurkan Bantuan Sembako Hingga Hibur Anak_anak Korban Puting Beliung

TURUN KE BAWAH _ Kapolres Dr AKBP M Fahri Siregar cek langsung kondisi saat ini di Blok Karangpandan Desa Juntinyuat akibat musibah angin puting beliung, kemarin/foto Indra Mahedi

INDRAMAYU, https://indramayunews.id – Musibah angin puting beliung di Blok Karangpandan dan Blok Pulobi Desa Dadap Kecamatan Juntinyuat yang mengakibatkan puluhan rumah rusak, menjadi perhatian Polres Indramayu.

Sejumlah anggota diterjunkan untuk membantu masyarakat yang kini kondisinya masih memprihatinkan. Dari mulai menyalurkan bantuan hingga menghibur anak anak desa setempat melalui trauma healing bagi anak_anak.

“Semua yang kita lakukan agar bisa meringankan beban masyarakat. Dari mulai pendistribusian bantuan hingga menghibur masyarakat yang terdampak musibah angin puting beliung,”jelas Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar yang turun langsung ke lokasi bencana.

Menurutnya saat ini kondisi Desa Dadap dan Desa Juntinyuat yang berada di wiilayah Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu itu masih dalam tahap pemulihan pasca-bencana.

Dalam penanggulangan tersebut, selain Polri, unsur lainnya seperti TNI, BPBD Indramayu, Dinsos Indramayu, Tagana Indramayu, PMI Indramayu dan unsur-unsur lainnya juga ikut terlibat.

Khusus untuk Polri, lanjut Kapolres, ia memerintahkan anggotanya untuk stand by 24 jam membantu percepatan pemulihan pasca-puting beliung hingga membantu pemenuhan kebutuhan para penyitas.

“Hari ini kami melakukan peninjauan ulang terhadap para korban dari bencana angin puting beliung,” ujar Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar, kemarin.

Fahri menjelaskan, bersama unsur-unsur terkait lainnya, Polri juga berdiskusi untuk penanganan lebih lanjut soal dampak angin puting beliung. Termasuk untuk melakukan pendataan ulang korban bencana.

Dengan harapan, penyaluran bantuan yang akan diberikan dapat lebih merata dan seluruhnya bisa terakomodasi. Fahri menjelaskan, dari data awal, pihaknya mendapat laporan ada sebanyak 65 rumah di dua desa yang rusak akibat bencana itu, sebanyak lima di antaranya bahkan ambruk.

Akibat bencana ini juga ada dua orang mengalami luka-luka usai tertimpa reruntuhan. Kedua korban saat ini sudah mendapat penanganan medis.

Dari hasil peninjauan, Fahri menyampaikan pihaknya masih menemukan puing-puing bekas reruntuhan yang masih berserakan.
Puing-puing itu dinilai menganggu aktivitas warga dalam upaya pemulihan.

Selain itu, puing-puing ini juga dinilai berbahaya dan bisa melukai karena ada beberapa kayu yang terdapat paku.
Fahri dalam hal ini juga memerintahkan anggotanya untuk membantu warga membersihkan puing-puing bekas reruntuhan yang masih tersisa tersebut.

“Anggota kita stand by kan terus. Tadi kita juga berdiskusi bahwa para korban saat ini memilih bertempat tinggal di kerabatnya. Jadi kita tetap pantau dan terus lakukan patroli untuk menjaga barang-barang yang ditinggal para korban di rumahnya,”pungkasnya. (dra)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles