JUNTINYUAT, indramayunews.id – Masyarakat dari tiga desa penyangga PT Polytama Propindo, kembali memblokade pintu masuk proyek pengembangan pabrik di Desa Limbangan Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu, Kamis (7/4). Massa juga membubarkan pekerja proyek, yang tengah mengembangkan kapasitas produksi polipropilen menjadi 300 ribu ton.
Aksi massa dari tiga desa penyangga ini bukan kali pertama. Pada aksi kali ini, mereka kembali membubarkan pekerja yang tengah mengerjakan jalan utama menuju lokasi proyek pengurukan.
Sehari sebelumnya, massa juga menutup kegiatan pengurukan yang menjadi bagian dari proyek pengembangan kapasitas produksi PT Polytama Propindo. Mereka menuntut manajemen perusahaan, untuk memberdayakan pekerja dan pengusaha lokal agar turut andil dalam kegiatan proyek.
Pihak terkait berusaha mengumpulkan perwakilan masyarakat dari tiga desa penyangga, agar tidak melakukan aksi anarkis. Merek bersedia menampung aspirasi masyarakat, untuk diteruskan kepada manajemen perusahaan.
Sementara itu, masyarakat dari tiga desa penyangga bersikukuh untuk melanjutkan aksinya. Mereka menuntut manajemen perusahaan tidak mengabaikan masyarakat desa penyangga, dengan memberdayakan pekerja lokal di kegiatan proyek.(IN-011)


