KANDANGHAUR, indramayunews.id – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Desa Wirakanan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu, menjadi korban pencurian, Kamis (2/6). Dua orang pelaku yang mengaku petugas survei Bantuan Sosial (Bansos), membawa kabur sejumlah perhiasan milik korban.
Hal ini disampaikan korban Warnisem (65), warga Desa Wirakanan Blok Kemped Kecamatan Kandanghaur. Menurutnya, dua pria yang mengaku sebagai petugas survei Bansos itu tiba-tiba mendatangi rumahnya.
“Rumah memang sedang sepi karena suami sedang bekerja. Orang itu datang, sambil nanya saya sudah dapat bantuan atau belum. Kalau belum, mereka mau foto kondisi rumah saya katanya,” ungkapnya.
Tanpa curiga, Warnisem pun mengikuti permintaan kedua pelaku. Oleh salah seorang pelaku, korban diminta untuk berfoto di dapur bersama seorang cucunya.
“Disuruh foto di dapur ya saya nurut saja. Satu orang pelaku memfoto saya, dan satu lainnya saya engga tahu kemana,” jelasnya.
Setelah mengambil foto korban, pelaku kemudian keluar rumah. Tanpa basa-basi, kedua pelaku langsung meninggalkan rumah korban dengan mengendarai sebuah sepeda motor.
“Tapi sebelum pergi, orang itu sempat ngomong kalau Pak Camat akan datang ke rumah saya. Nanti pakai mobil merah katanya,” imbuhnya.
Pelaku yang masih kebingungan, akhirnya menyadari perbuatan pelaku setelah melihat kondisi kamar yang berantakan. Diduga, salah seorang pelaku melancarkan aksi kejahatannya saat korban lengah, karena tengah berada di dapur untuk difoto pelaku lainnya.
“Ya mau gimana lagi. Emas 32 gram yang disimpan di kamar, hilang dibawa kabur pelaku,” pungkasnya.
Kejahatan dengan modus survei Bansos bukan kali pertama terjadi. Kejadian serupa juga dialami warga di sejumlah desa di Kecamatan Juntinyuat, dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini menuntut kewaspadaan serta kehati-hatian masyarakat, jika menemui kondisi serupa. (IN-011)


