26.7 C
Indramayu
Selasa, 16 Juli 2024

PTM Terbatas Disambut Antusias Oleh Seluruh Siswa dan Guru SDN 1 Lelea 

LELEA, indramayunews.id – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di sejumlah sekolah khususnya tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Indramayu sudah mulai digelar sejak 2 pekan terakhir. Dilaksanakannya kembali PTM ini disambut antusias oleh para guru dan siswa yang hampir dua tahun mereka harus belajar secara Daring (Online) akibat pandemi Covid-19.
Salah satunya yaitu di Sekolah Dasar Negeri 1 Lelea Desa/Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu. Sejumlah siswa antusias mengikuti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah meskipun masih ada pembatasan, apalagi bagi siswa yang masuk tahun ajaran baru atau kelas 1 SD.
“Hari pertama melaksanakan PTM, anak-anak sangat antusias pastinya. Kami juga para guru ikut senang dengan PTM lagi,  ya meskipun masih Terbatas” kata Hj. Emilia Kusnandar, S.pd.MM Kepala SDN 1 Lelea saat ditemui indramayunews.id di ruang kerjanya, Jum’at (03/09).
Menurut Bunda Emil (sapaan akrab Hj. Emil) ia bersama para guru lainya menyambut baik pemberlakuan PTM terbatas.
Pelaksanaan PTM terbatas tersebut pihak sekolah tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan menyediakan fasilitas tempat cuci tangan, di masing masing pintu masuk ruang kelas dan memastikan para siswa wajib mengenakan masker, serta masing masing wali kelas dibekali alat pengukur suhu tubuh (thermogun), untuk mengukur suhu tubuh siswa yang hendak masuk ke ruang kelas mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Hal tersebut diterapkan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 pada saat kegiatan belajar mengajar di sekolah.
“Untuk hari pertama kita mulai dengan prokes yang ketat, setiap wali kelas bertugas berjaga untuk memastikan anak-anak mematuhi prokesnya seperti memakai masker, mencuci tangan dan memakai hand sanitizer” jelas Emil.
Lebih lanjut Emil menjelaskan, untuk jumlah kehadiran siswa, pihaknya mengacu kepada peraturan pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, salah satunya yaitu jumlah siswa yang boleh mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas  tidak boleh lebih dari 50% di setiap kelas.
Sementara itu, menurut Untung Aryanto, S.Pd salah satu pengurus PGRI Kabupaten Indramayu mengatakan, dalam rangka mengahadapi PTM terbatas. Sekolah harus melengkapi sarana dan prasarana protokol kesehatan (Prokes) dari mulai menyediakan masker, alat pengukur suhu, tempat cuci tangan berikut sabun, menggunakan hand sanitizer dan sebelum melakukan aktivitas belajar pihak sekolah harus menyemprotkan disinfektan dilingkungan sekolah.
Tidak hanya itu, pihak sekolah juga harus melakukan kordinasi dengan satuan tugas (satgas) Covid-19 Kecamatan dan tim ferivikator persiapan PTM terbatas yang dilakukan oleh Puskesmas di wilayah tugas.
Pembelajaran tatap muka terbatas yang dilakukan sekolah, harus mengacu pada panduan pembelajaran tatap muka terbatas yang dikeluarkan oleh  Kemendikbud pada bulan April 2021.
“Untuk penerapannya sendiri sekolah hanya menampung maksimal 18 siswa terkecuali bagi sekolah yang siswanya hanya sedikit diperbolehkan siswanya untuk masuk semua,” jelas Untung.
Untuk sekolah yang jumlah siswanya lebih banyak, pihak sekolah harus menerapkan sistem shift dengan cara 50% belajar tatap muka terbatas disekolah dan 50%  belajar secara daring dan mendapatkan pelayanan yang sama dengan siswa yang melaksanakan PTM terbatas di sekolah.
Ketua Pengurus PGRI Lelea Jaya, S.Pd juga menambahkan, salah satu persyaratan pembelajaran tatap muka terbatas, yaitu siswa yang sudah di vaksinasi.
Dikatakan jaya dari kelas satu sampai kelas enam, ada beberapa siswa yang kemungkinan sudah bisa divaksin, menurutnya siswa yang sudah layak mendapatkan vaksin agar segera divaksin untuk menambah daya tahan tubuhnya.
“Kami sangat berharap sistem pendidikan di masa PPKM ini semakin hari semakin membaik, dan Kabupaten Indramayu berharap kembali ke zona hijau, sehingga harapan masyarakat dan harapan warga pendidikan bisa melaksanakan tatap muka secara utuh seperti pelayanan pendidikan bisa mengejar ketertinggalan ketika masa pandemi Covid 19,” terang Jaya. (Sep)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles