24.2 C
Indramayu
Sabtu, 22 Juni 2024

Kapolres Bersama Dandim 0616 Indramayu Jenguk Kondisi Korban Penganiayaan Pimpinan Ponpes KH. Farid

Polisi Akan Usut Tuntas Tersangka Kasus Penganiayaan

 

KRANGKENG, indramayunews.id – Kepala Kepolisian Resor Indramayu AKBP M Lukman Syarif, S.I.K., M.H., didampingi Dandim 0616, Letkol Inf. Teguh Wibowo, S.Sos, beserta masing-masing jajarannya,  melakukan kunjungan terhadap korban penganiayaan yaitu Pimpinan Ponpes An-nur, di kediaman KH. Farid Ashr Waddahr, Desa Tegalmulya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Rabu (9/3).

 

“Maksud saya datang kesini untuk memberikan semangat terhadap korban penganiayaan,” tutur Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif melalui Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Didi Wahyudi.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Indramayu bersama Dandm 0616 menyampaikan turut bela sungkawa dan menyampaikan terkait dengan kejadian yang menimpa korban beserta istri korban. Polres Indramayu akan menindak tegas dan akan mengusut serta memproses pelaku penganiayaan.

 

“Percayakan semuanya kepada pihak Kepolisian, dan diharapkan jangan terpancing dengan kejadian itu,” katanya.

 

Untuk diketahui, penganiayaan terhadap Pimpinan Ponpes An-nur KH. Farid Ashr Waddahr beserta istrinya Nyai Anah terjadi pada hari selasa 08 Maret 2022 sekitar pukul 21.30 WIB kemarin.

 

Saat itu ketika istri korban sedang berada dirumah mengurus bayi dengan ditemani dua orang santriwati.

 

Tiba-tiba datang pelaku SRN (40) sambil membawa senjata tajam berupa sabit. Pelaku langsung menanyakan kepada istri korban tentang keberadaan korban yaitu KH. Farid Ashr Waddahr. Istri korban memberitahu kepada pelaku bahwa suaminya berada dimushola sedang berdzikir.

 

Pelaku langsung keluar rumah. namun tidak lama kemudian pelaku kembali kedalam rumah dan melakukan penganiyayaan terhadap istri korban dan mengalami luka pada bagian kepalanya.

 

Kedua santri korban yang saat itu menemani istri korban langsung keluar rumah lewat pintu samping sambil membawa bayi dan meminta tolong kepada santri yang berada diluar.

 

Setelah melukai istri korban, pelaku kemudian menuju mushola yang tidak jauh dari Ponpes dan langsung masuk ke dalam mushola lewat pintu depan dan langsung  melakukan penganiyayaan terhadap korban KH. Farid Ashr Waddahr yang berada di baris paling depan yang sedang melaksanakan Dzikir bersama masyarakat sekitar, akibatnya korban mengalami luka pada bagian dadanya.

 

Secara spontan masyarakat yang sedang melaksanakan dzikir bersama KH. Farid Ashr Waddahr tidak tinggal diam dan langsung mengamankan terduga pelaku dan langsung menghubungi Polsek setempat.

 

“Terkait dengan kejadian tersebut, Polres Indramayu akan melakukan proses hukum untuk pengusutan lebih lanjut,” Pungkasnya. (IN-011)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

10,540FansSuka
1,787PengikutMengikuti
1,871PelangganBerlangganan

Latest Articles